TAMBANG TODAY

TAMBANG, 25 Okt 2011 | 07.09

Akhir 2011, Produksi Batubara Bulungan Capai 93,3% Dari Target

Jeffrey Mulyono

Saifudin
saifudin@tambang.co.id

Jakarta – TAMBANG. Presiden Direktur PT Bhakti Energi Persada (BEP) Jeffrey Mulyono memperkirakan hingga akhir 2011 produksi batubara milik PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) di wilayah tambang Bulungan, Kalimantan Timur hanya akan mencapai 1,4 juta ton. Nilai tersebut setara dengan 93,3 persen dari target produksi Bulungan di 2011 sebesar 1,5 juta ton.

“Target (produksi Batubara) Bulungan 1,5 juta ton di tahun ini. Kemungkinan hanya akan tercapai 1,4 juta ton. Jadi sekitar 6 persen tidak terealisasi,” ucap Jeffrey saat ditemui majalah TAMBANG di kantornya, Senin 25 Oktober 2011.

Tidak tercapainya target tersebut menurut Jeffrey dikarenakan antara lain oleh faktor alam (cuaca) dan kerusakan alat berat. “Maintenance Bulungan kurang bagus jadi ada beberapa alat berat yang rusak. Selain itu ketidaksigapan beberapa pekerja juga ikut berpengaruh bagi capaian produksi ini,” ungkapnya.

Jeffrey pun pesimis, hingga akhir 2011, target produksi akan terpenuhi. “Melihat waktu yang tinggal dua bulanan ini, saya sih pesimis, ini (capaian produksi-red) tidak akan terburu,” katanya.

Diketahui, Bulungan merupakan wilayah tambang PKN yang merupakan grup dari BEP. Cadangan batubara di Bulungan sebesar 130 juta ton dengan kadar 3.200 – 3.400 Kcal/kg. Pada 2010, produksi PKN mencapai 700.000 ton. Tahun ini, ditargetkan produksinya mencapai 1,5 juta ton, dan 2012 diharapkan bisa mencapai 2,5 – 3 juta ton.

Jeffrey mengatakan sejak 2011, BEP mulai berkonsentrasi hanya pada tambang di wilayah Muara Wahau yang memiliki cadangan batubara sebesar 5,6 miliar ton. Direncanakan tambang batubara low rank tersebut akan bisa berproduksi di 2013 dan saat ini masih sedang memasuki tahap konstruksi. Target produksi Wahau di 2013 sebesar 2 juta ton, dan terus meningkat di 2014 sebesar 6 juta ton, dan di 2015 sebesar 12 juta ton.


Berita Lain