TAMBANG TODAY

TAMBANG, 30 Jan 2013 | 14.37

Terkait Kapal MT Serena 2: Pertamina Akan Klaim Kerugian Pada Transporter

Egenius Soda
egenius@majalahtambang.com

Jakarta-TAMBANG. Pihak Pertamina sebagai pemilik solar yang diangkut kapal MT Serena 2 akan membebankan kerugian pada perusahaan pengangkutan jika losses melebihi ketentuan yang ada.
Hal ini disampaikan VP Corporate Communication Ali Mundakir. Menurut Ali jika terjadi pencurian yang mengakibatkan losses, risiko tersebut terhitung sebagai risiko Pertamina.
“Namun perseroan masih bisa terhindar dari kewajiban membanyar kerugian karena dapat dibebankan kepada transporter atau perusahaan pengangkut,”jelas Ali dalam rilis yang diterima Majalah Tambang.co.id.

Sebagaimana diketahui, sesuai kontrak-kontrak pengadaan kapal sewa pengangkut BBM berdasarkan standar yang berlaku Internasional, batas toleransi losses adalah 0,5%. Sementara Pertamina sendiri menetapkan batas maksimal losses lebih kecil lagi yakni 0,3%.

“Apabila losses melebihi ketentuan yang ditetapkan perusahaan, Pertamina selaku pemilik BBM dapat mengklaim kepada penyedia kapal (transporter) sehingga Pertamina terhindar dari kerugian akibat tindak penyelewengan,”jelas Ali. Losses yang dimaksudkan di sini adalah kekurangan volume diterima di pelabuhan tujuan dibandingkan dengan volume pengisian di pelabuhan asal.

PT Pertamina (Persero) sendiri telah menegaskan bahwa solar yang diangkut kapal MT Serena 2 yang ditangkap di perairan Batam masih menjadi tanggungjawab BUMN migas tersebut. “Solar yang dibawa MT Serena 2 dari TBBM Sambu ke Depot Pontianak masih menjadi tanggung jawab Pertamina,”tegas Ali.

Sebagaimana diketahui, MT Serena ditangkap petugas Bea Cukai Batam dan Polisi Perairan Batam saat kapal sedang memindahkan bahan bakar minyak ke Kapal MT Cahaya berbendera Singapura. Dugaan sementara, kapal MT Serena sendiri akan menyelundupkan 600 ton BBM jenis solar yang di duga sebagai BBM bersubsidi.

Sementara Kapal MT Serena 2 sendiri merupakan kapal yang disewakan Pertamina dari penyedia kapal PT SKR. “Jadi jelas MT Serena 2 itu bukan kapal milik Pertamina, tapi kapal yang dicharter Pertamina dari PT SKR,” ujar Ali Mundakir.


Berita Lain